SEDAP MANIS

Dua kata ini memang pantas disandang oleh perempuan Madura, tentunya bukan orang Madura sendiri yang mengatakannya bahwa para perempuan di Madura itu “sedap dan manis”, akan tetapi orang-orang diluar Madura yang mengatakan demikian. Tak bisa disangkal memang, bahwa para perempuan di Madura adalah berperawakan cantik, menawan dan mempesona serta pandai bersolek sehingga mempunyai ciri khas tersendiri.

 

Berbicara soal perempuan Madura, maka tak akan tak bisa lepas dari kekayaan Madura itu sendiri. Sebagaimana kita ketahui Madura adalah penghasil garam terbesar di Indonesia, makanya di sebut pulau garam. Konon karena sebagai penghasil garam terbesar maka konsumsi garam mentah (tanpa iodium) rata-rata sangat tinggi sebelum ditemukannya garam beryodium, pada umumnya orang Madura senang dengan rasa asin (sedda’=seddap), tanpa garam hampa rasanya. Nah, yang banyak berperan dalam sedap tidaknya sesuatu yang diolah di dapur tentunya adalah seorang perempuan.

 

Pulau Madura juga termasuk penghasil gula aren (siwalan) atau gula merah orang-orang menyebutnya demikian,. Lagi-lagi adalah peran perempuan sangat dominan dalam proses memproduksi gula aren ini. Perempuan yang mengolah dari yang masih berbentuk nira sampai tuntas menjadi gula aren/merah siap saji. Ada beberapa pendapat, meskipun pada umumnya orang Madura suka dengan rasa asin tetapi diimbangi juga dengan suka rasa manis.

 

Atas dasar inilah barangkali perempuan Madura mendapat julukan “Seddap Manis” yang melekat kepada pribadinya dibanding dengan perempuan di daerah lainnya.

 

Perempuan Madura juga dikenal sebagai sosok yang sangat lugu, ta’dzim dan penurut terhadap titah guru dan orang tuanya. Baik dalam aturan keseharian, lebih-lebih dalam soal penentuan pasangan (perjodohan) yang memang manut terhadap pilihan guru atau kiai dan orang tua. Namun demikian, dibalik keluguan dan keta’dziman perempuan Madura ternyata memiliki kegigihan luar biasa dalam memperjuangkan kehidupan dan masa depan keluarga dan anak-anaknya.

 

 

Dengan demikian perempuan Madura tidak hanya sedap dan manis dipandang karena keelokan wajahnya, akan tetapi juga sedap tingkah lakunya, manis tutur kata dan budi pekertinya. Amin …..

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke SEDAP MANIS

  1. M. Faizi berkata:

    semoga terasa makin seddap manisnya

  2. mudharasyiik berkata:

    M. Faizi :: Hehehe, biar seneng pengunjungnya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s